Minggu, 05 Oktober 2014

Tugas Sistem Informasi Manajemen

1.      Dari uraian singkat mengenai definisi Informasi yang anda ketahui, kebutuhan informasi apa yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya? Sebut dan jelaskan Hal tersebut berikut contoh perusahaan yang memanfaatkan Informasi tersebut ?

Jawab :
informasi yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan
manajemennya adalah sebagai

1.pengaruh ekonomi internasional.
Perusahaan sangat membutuhkan informasi ini karena dalam hal ini perusahaan tidak lagi bersaingan hanya dalam negeri melainkan semua negara. Apabila perusahaan tidak mendapat informasi ini perusahaan tersebut bisa kalah bersaing dengan perusahan perusahan lain dari semua negara.

2.persaingan dunia.

3.batas waktu yang singkat.
Pada saat ini semua operasi perusahaan dilakukan dengan cepat. Dengan telefon perusahaan akan lebih cepat mendapat informasi untuk pengoperasian perusahaan.

4.kendala-kendala social
Dalam mengembangkan manajemennya setiap perusahaan membutuhkan seorang manajemen atau manajer.  Agar perusahaan tersebut bisa berkembang seorang manajemen perlu mengelola perusahaan tersebut dengan beberapa sumber, yaitu :

5. Kompleksitas teknologi
Setiap perusahaan membutuhkan teknologi untuk memenuhi  operasi perusahaan tersebut. Karena dengan adanya teknologi perusahaan akan lebih mudah mengoperasikan kebutuhan perusahaan itu.
Contoh Perusahaan:
Contoh : Pada perusahaan POP MIE yang memiliki lebih dari 1000 pabrik dan tersebar diseluruh Indonesia tidak dapat mengamati unsur fisik (penjual, karyawan, pelanggan, dsb) secara langsung. Manajer akan menggunakan tampilan laporan sebagai informasi untuk mengetahui keberadaan perusahaan dan pabrik. Dengan demikian informasi merupakan sumber yang paling penting bagi seorang manajer.

2.      Sebut dan jabarkan bentuk sumber yang dikelola oleh seorang manajemen ??
Jawab:
1. Manusia = Manusia berperan penting dalam proses pengeolalaan Manajemen, karena disinilah titik tonggak pengolahan Informasi yang akan disampaikan dan diatur dalam sebuah proses manajemen pada suatu perusahaan atau instansi tertentu.

2. Material = Material merupakan salah satu sumber yang bisa dikelola seorang Manajer untuk dijadikan barang modal yang akan di proses dalam sistem informasi manajemen ataupun perusahaannya sendiri untuk ditransaksikan.

3. Mesin = Merupakan salah satu sumber penghasilan dan penyempurnaan dari material yang sudah diolah dan bisa menjadikan sebuah alat yang bisa mendatangkan keuntungan dari hasil proses dan transaksi yang dilakukan. dan bisa membantu dalam kelancaran proses kegiatan dalam sebuah perusahaan.

4. Uang = Merupakan Modal yang sangat penting dalam menunjang aktivitas dan keseimbangan proses manajemen yang diterapkan serta menjadi sebuah sarana penting dalam sebuah perusahaan.

5. Informasi = Merupakan data data yang perlu disimpan dan diolah karena sangat penting, setiap Informasi yang masuk perlu diolah dan didistribusikan kepada 4 titik point penting seperti yang dijelaskan diatas, sebagai contoh informasi pangsa pasar dan pendisitribusian barang yang akan menjadi sangat fatal jika ditanggapi dengan salah.

3.      Elemen lingkungan adalah organisasi/ individu yang berada di luar perusahaan  dan mempunyai pengaruh langsung/ tak langsung pada perusahaan. Sebut dan jelaskan elemen-elemen lingkungan manakah yang dapat secara mudah berhubungan dengan perusahaan yang menggunakan transmisi elektronik.
Jawab:
Faktor lingkungan yang mempengaruhi dunia usaha secara tidak langsung ini berada di luar dari elemen pihak internal dan eksternal yang telah dijelaskan pada artikel bagian lain. Secara bersamaan dengan faktor internal dan eksternal dengan faktor lingkungan mempengaruhi kondisi dunia usaha.

1. Variabel Sosial
- Faktor demografik/demografis : seperti jumlah, komposisi, dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau area.
- Faktor gaya hidup : selera masyarakat, trend yang sedang digandrungi, dan lain sebagainya.
- Faktor nilai sosial : adat-istiadat, norma yang berlaku, kebiasaan, dan lain-lain.

2. Variabel Ekonomi
Berkaitan erat dengan indikator ekonomi yang bersifat umum mengukur tabungan, investasi, produktivitas, lapangan kerja, kegiatan pemerintah, transaksi perdagangan internasional, pendapatan, produk nasional dan lain sebagainya.

3. Variabel Politik
Faktor-faktor yang terkait dengan kondisi atau iklim perpolitikan di suatu daerah.

4. Variabel Teknologi
Kemajuan di bidang teknologi yang berubah-ubah dari waktu ke waktu yang terkadang sangat cepat sangat mempengaruhi dunia usaha. Perusahaan yang statis dan tidak mengikuti perkembangan teknologi cenderung tertinggal dibandingkan dengan perusahaan yang terus menerus melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usah menjadi lebih efektif dan efisien.

Sumber
Google.com
wikipedia.id



Senin, 05 Mei 2014

Contoh Komunikasi Capres 2014

Komunikasi Mahmud Md dalam pencapresan
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD terus berupaya menggalang dukungan untuk bisa mencalonkan diri menjadi Calon Presiden (Capres) dalam Pemilu 2014 mendatang. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik seperti Partai Golkar, Demokrat serta PDIP untuk mengutarakan pendapat serta gagasannya.

"Saya sudah komunikasi dengan Golkar tapi komunikasi juga dengan Demokrat, PDIP dan yang lain tentang semuanya. Semua terbuka dan saya sudah ketemu dengan orang-orang topnya. Semua komunikasi terus dibuka," kata Mahfud di acara peresmian Rumah Sekretariat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Jalan Kerinci VIII Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (7/7/2013).

Terkait dengan adanya wacana yang berkembang bahwa dirinya dijagokan menjadi cawapres mendampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical atau ARB, Mahfud menjelaskan bahwa dirinya belum memutuskan Lantaran Ia masih menganalisis terlebih dulu peluangnya ke depan.

"Artinya ketika orang menyebut saya bergandengan dengan ARB, orang bilang 'wah kok begitu?' Digandengkan dengan yang lain 'wah kok begitu?'. Jadi semua politik ada plus minusnya. Karena itu saya sedang mengolah segala informasi dan komunikasi  sehingga pada saatnya akan disikapi," jelas Mahfud.

Ia menambahkan dirinya juga telah menggalang dukungan dan mensosialisasikan niatannya itu kepada masyarakat dengan cara masuk ke masyarakat, ke pesantren-pesantren hingga mendekati para tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

"Ke kantong-kantong masyarakat yang selama ini saya masuki. Misalnya NU ke tokoh-tokoh kulturalnya. Saya tidak masuk ke strukturnya karena tidak mau merusak NU. Lalu masuk ke pesantren, kiai kita datangi. Kemudian saya juga banyak masuk ke kampus dalam bentuk ceramah ilmiah. Itu salah satu basis. Lalu ke organisasi keagamaan lainnya misalnya gereja," imbuh Mahfud.

Namun, Ia enggan memberitahu kepastian waktu untuk mendeklarasikan diri. Lantaran, dirinya harus menunggu sampai pemilu legislatif digelar. Ia juga harus melihat apakah partai yang akan mengusungnya itu memperoleh presentase yang cukup tinggi atau sebaliknya. Termasuk, ke Partai Demokrat yang akan menggelar konvensi capres.

"Gak ada persisnya, pokoknya sesudah ada keputusan tentang konvensi itu. Ancar-ancarnya setelah pileg," tukas Mahfud. (Adi/Yus) –
#Sumber

http://m.liputan6.com/indonesia-baru/read/632701/mau-nyapres-mahfud-md-berkomunikasi-dengan-sejumlah-partai

Selasa, 15 April 2014

Menyalurakan ide dalam komunikasi, Hambatan dalam komunikasi dan pengalaman komunikasi

1.      Menyalurakan Ide melalui Komunikasi
Dalam membina kerja sama dalam kelompok inilah yang nantinya digunakan dalam rangka membina koordinasi kesatuan gerak dan arah yang sesuai dengan arah dan tujuan organisasi.
Agar tercapai koordinasi dalam kerja sama itu sangat penting dilaksanakannya komunikasi yang setepat-tepatnya dan seefektif mungkin, sehingga koordinasi dan kerja sama benar-benar dapat dilaksanakan setepat-tepatnya juga

Pengambilan keputusan juga sangat memerlukan komunikasi yang setepat-tepatnya karena dalam akhir dari pengambilan keputusan tersebut hendaknya juga merupakan pencerminan dari adanya koordinasi dan kerja sama yang tercipta dalam lingkungan perusahaan atau organisasi.

2.      Hambatan dalam komunikasi
A. Hambatan internal, adalah hambatan yang berasal dari dalam diri
individu yang terkait kondisi fisik dan psikologis. Contohnya, jika
seorang mengalami gangguan pendengaran maka ia akan mengalami hambatan komunikasi. Demikian pula seseorang yang sedang tertekan (depresi) tidak akan dapat melakukan komunikasi dengan baik.
B. Hambatan eksternal, adalah hambatan yang berasal dari luar individu yang terkait dengan lingkungan fisik dan lingkungan sosial budaya.
Contohnya, suara gaduh dari lingkungan sekitar dapat menyebabkan
komunikasi tidak berjalan lancar. Contoh lainnya, perbedaan latar
belakang sosial budaya dapat menyebabkan salah pengertian.
Menurut Prof. Onong Uchjana Effendy, MA dalam bukunya Ilmu, Teori, dan Filasafat Komunikasi. Ada 4 jenis hambatan komunikasi, yaitu:
A. Gangguan
Ada 2 jenis gangguan terhadap jalannya komunikasi yang menurut
sifatnya dapat diklasifikasikan sebagai gangguan mekanik dan semantic.
Gangguan mekanik
Gangguan yang disebabkan oleh saluran komunikasi atau kegaduhan yang
bersifat fisik.
Gangguan semantic
Gangguan jenis ini bersangkutan dengan pesan komunikasi yang
pengertiannya menjadi rusak. Gangguan semantic tersaring ke dalam
pesan melalui penggunaan bahasa. Lebih banyak kekacauan mengenai
pengertian suatu istilah atau konsep yang terdapat pada komunikator,
akan lebih banyak gangguan semantic dalam pesannya. Gangguan ini
terjadi dalam salah pengertian.
B. Kepentingan
Kepentingan akan membuat seseorang selektif dalam menanggapi atau
menghayati suatu pesan.
C. Motivasi terpendam
Motivasi akan mendorong seseorang berbuat sesuatu yang sesuai benar
dengan keinginan, kebutuhan, dan kekurangannya. Semakin sesuai
komunikasi dengan motivasi seseorang semakin besar kemungkinan
komunikasi itu dapat diterima dengan baik oleh pihak yang
bersangkutan. Sebaliknya, komunikan akan mengabaikan suatu komunikasi
yang tak sesuai dengan motivasinya.
D. Prasangka
Prasangka merupakan salah satu rintangan atau hambatan berat bagi
suatu kegiatan komunikasi oleh karena orang yang mempunyai prasangka
belum apa-apa sudah bersikap curiga dan menentang komunikator yang
hendak melancarkan komunikasi.
Menurut Dr. Erliana Hasan, Msi dalam bukunya Komunikasi Pemerintahan,
ada beberapa factor yang memengaruhi tercapainya komunikasi yang
efektif:
(1) Perbedaan latar Belakang
Setiap orang ingin diperlakukan sebagai pribadi, dan memang setiap
orang berbeda, berkaitan dengan perbedaan itu merupakan tanggung jawab komunikator untuk mengenal perbedaan tersebut dan menyesuaikan isi pesan yang hendak disampaikan dengan kondisi penerima pesan secara tepat, dan memilih media serta saluran komunikasi yang sesuai agar respon yang diharapkan dapat dicapai. Makin besar persamaan
orang-orang yang terlibat dalam pembicaraan makin besar kemungkinan
tercapainya komunikasi yang efektif. Perbedaan yang mungkin dapat
menimbulkan kesalahan dalam berkomunikasi antara lain:
- Perbedaan persepsi
- Perbedaan pengalaman dan latar belakang
- Sikap praduga/stereotip
(2) Factor bahasa: bahasa yang digunakan seseorang verbal maupun
nonverbal (bahasa tubuh) ikut berpengaruh dalam proses komunikasi
antara lain:
- Perbedaan arti kata
- Penggunaan istilah atau bahasa tertentu
- Komunikasi nonverbal
(3) Sikap pada waktu berkomunikasi. Hal ini ikut berperan, bahkan
sering menjadi factor utama, sikap-sikap seseorang yang dapat
menghambat komunikasi tersebut antara lain:
- Mendengar hanya apa yang ingin kita dengar
- Mengadakan penilaian terhadap pembaca
- Sibuk mempersiapkan jawaban
- Bukan pendengar yang baik
- Pengaruh factor emosi
- Kurang percaya diri
- Gaya/cara bicara dan nada suara
(4) Factor lingkungan: lingkungan dan kondisi tempat kita
berkomunikasi juga ikut menentukan proses maupun hasil komunikasi
tersebut, hal-hal yang berpengaruh antara lain:
• Factor tempat
• Factor situasi/ waktu
Menurut Wahyu Ilaihi, MA dalam bukunya Komunikasi Dakwah. Factor
penghambat komunikasi, yaitu:
I. Hambatan sosio-antro-psikologis
Konteks komunikasi berlangsung dalam konteks situasional. Komunikator
harus memperhatikan situasi ketika komunikasi berlangsung, sebab
situasi mata berpengaruh terhadap kelancaran komunikasi terutama
situasi yang berhubungan dengan factor-faktor
sosiologis-antropologis-psikologis.
Hambatan sosiologis
Dalam kehidupan masyarakat terjadi dua jenis pergaulan yaitu
gemeinschaft dan gesellschaft. Perbedaan jenis pergaulan tersebutlah
yang menjadikan perbedaan karakter sehingga kadang-kadang menimbulkan
perlakuan yang berbeda dalam berkomunikasi.
Hambatan antropologis
Hambatan ini terjadi karena perbedaan pada diri manusia seperti dalam
postur, warna kulit, dan kebudayaan.
Hambatan psikologis
Umumnya disebabkan komunikator dalam melancarkan komunikasi tidak
mengkaji dulu diri dari komunikan.
II. Hambatan semantic
Hambatan ini menyangkut bahasa yang digunakan komunikator sebagai alat untuk menyalurkan pikiran dan perasaannya pada komunikan.
III. Hambatan mekanik
Hambatan mekanis dijumpai pada media yang dipergunakan dalam
melancarkan komunikasi.
Upaya Dalam Mengatasi Hambatan komunikasi
Ada beberapa cara untuk mengatasi hambatan komunikasi, antara lain:
1. Gunakan umpan balik (feedback), setiap orang yang berbicara
memperhatikan umpan balik yang diberikan lawan bicaranya baik bahasa
verbal maupun non verbal, kemudian memberikan penafsiran terhadap
umpan balik itu secara benar.
2. Pahami perbedaan individu atau kompleksitas individu dengan baik.
Setiap individu merupakan pribadi yang khas yang berbeda baik dari
latar belakang psikologis, sosial, ekonomi, budaya dan pendidikan.
Dengan memahami, seseorang dapat menggunakan taktik yang tepat dalam
berkomunikasi.
3. Gunakan komunikasi langsung (face to face), Komunikasi langsung
dapat mengatasi hambatan komunikasi karena sifatnya lebih persuasif.
Komunikator dapat memadukan bahasa verbal dan bahasa non verbal.
Disamping kata-kata yang selektif dapat pula digunakan kontak mata,
mimik wajah, bahasa tubuh lainnya dan juga meta-language (isyarat
diluar bahasa) yang membuat komunikasi lebih berdaya guna.
4. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah. Kosa kata yang digunakan
hendaknya dapat dimengerti dan dipahami jangan menggunakan
istilah-istilah yang sukar dimengerti pendengar. Gunakan pola kalimat
sederhana (kanonik) karena kalimat yang mengandung banyak anak kalimat membuat pesan sulit dimengerti.
KESIMPULAN
Hambatan dalam berkomunikasi pasti terjadi dikarenakan beberapa hal,
secara umum terdiri dari:
1. faktor internal
2. faktor eksternal

3.      Pengalaman komunikasi
Pengelaman penulis dalam komunikasi. Adalah banyak masalah dalam bahasa. Banyaknya budaya yang ada di Indonesia membuat Negara ini memiliki begitu banyak bahasa dalam tata cara berkomunikasi!. Sehingga menyebabkan kita kadang tidak mengerti bahasa dari beberapa daerah. Masalah lain adalah social media yang menyebabkan banyak para gadget mania lebih keseringan berkomunikasi pada alat komunikasi mereka masing-masing. Meski diakui berdampak positif namun kadang membuat seseorang melupakan komunikasi secara langsung


http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/komunikasi-dalam-organisasi-13/


Definisi Komunikasi dari beberapa Tokoh

1. Everett M. Rogers, Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 62, Dedy Mulyana)
2. Rogers & D. Lawrence Kincaid, 1981, Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)
3. Shannon & Weaver, 1949, Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling pengaruh mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak sengaja. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni, dan teknologi. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)
4. David K. Berlo, 1965 Ilmu pengantar komunikasi Komunikasi sebagai instrumen dari interaksi sosial berguna untuk mengetahui dan memprediksi setiap orang lain, juga untuk mengetahui keberadaan diri sendiri dalam memciptakan keseimbangan dengan masyarakat. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 3, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)
5. Harorl D. Lasswell, 1960. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?) (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 19, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 69, Dedy Mulyana)
6. Steven, Komunikasi Juga dapat terjadi kapan saja suatu organisme memberi reaksi terhadap suatu objek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 19, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.)
7. Raymond S. Ross, Komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator. (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 62, Dedy Mulyana)
8. Menurut Prof. Dr. Alo Liliweri, Komunikasi adalah pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami. [Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan, 2003, hal 4
9. Bernard Berelson & Gary A. Steiner, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 68] Komunikasi : Transmisi informasi, gagasan, emosi, ketrampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol – kata-kata, gambar, figur, grafik dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang disebut dengan komunikasi.
10. Menurut John R. Wenburg dan William W Wilmot, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 68] Komunikasi adalah suatu usaha untuk memperoleh makna.
11. Menurut Carl I.Hovland, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 62] komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan untuk mengubah perilaku orang lain
12. Menurut Harorl D. Lasswell, 1960. [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 62] Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?)
13. Judy C pearson & Paul E melson, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 69] Komunikasi adalah Proses memahami dan berbagi makna
14. Stewart L. Tubbs & Sylvia Moss, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 69] Komunikasi adalah proses makna diantara dua orang atau lebih.
15. Menurut William I. Gordon, [dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 69] Komunikasi secara ringkas dapat didefinisikan sebagai suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.
16. Menurut M. Djenamar. SH, [Komunikasi dan pidato, 1986, hal 2] Komunikasi adalah seni untuk menyampaikan informasi, ide-ide, seseorang kepada orang lain.
17. Menurut William Albig, [komunikasi, persuasi, & rektorika, 1983, hal 13,] komunikasi adalah proses pengoperan lambang yang berarti diantara individu-individu.
18. Menurut Prof. Dr. Alo Liliweri, [Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan, 2003, hal 4] Komunikasi adalah pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami.
19. Menurut Anwar arifin (1988:17), komunikasi merupakan suatu konsep yang multi makna. Makna komunikasi dapat dibedakan berdasarkan Komunikasi sebagai proses sosial Komunikasi pada makna ini ada dalam konteks ilmu sosial. Dimana para ahli ilmu sosial melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan komunikasi yang secara umum menfokuskan pada kegiatan manusia dan kaitan pesan dengan perilaku.
20. Markman, 1981 : Murphy & Mendelson. 1973 : Komunikasi merupakan suatu komunikaso untuk membangun & mempertahankan hubungan interpersonal.
21. Aristoteles (ruben, 2002:21) komunikasi adalah alat dimana warga masyarakat dapatberpartisipasi dalam demokrasi

Kesimpulan dari saya adalah, komunkiasi merupakan Komunikasi adalah proses pemindahan dan pertukaran pesan yang dapat berbentuk fakta, gagasan, perasaan, data atau informasi dari seseorang kpd org lain, utk mempengaruhi dan/atau mengubah informasi dan tingkah laku orang yang menerima pesan. Dan Komunikasi dapat melibatkan keseluruhan pribadi anda, cara berbicara, sikap anda, tingkah laku anda, dan segala sesuatu yag terpancar dari pribadi anda.

Sumber
http://ikomumm.blogspot.com/2009/03/36-pengertian-komunikasi-menurut-para.html

Minggu, 30 Maret 2014

Operasi dasar Formula Excell


Operasi Dasar Formula Microsoft Excel 2007 – Beberapa operasi dasar dari formula di antaranya penjumlahan (SUM), rata-rata (AVERAGE), menentukan nilai terbesar (MAX), dan menentukan nilai terkecil (MIN).

a. Fungsi SUM Excel 2007

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekelompok nilai, dalam hal ini adalah kumpulan sel-sel yang membentuk range. Dalam Excel, range digambarkan dengan bentuk sebagai berikut. SelAwal:SelAkhir, contohnya B4:C4. Secara formula, penggunaannya seperti berikut.
=SUM(SelAwal:SelAkhir)

b. Fungsi AVERAGE Excel 2007

Fungsi AVERAGE digunakan untuk menghitung rata-rata dari sekelompok nilai. Secara formula, penggunaannya seperti berikut.
=AVERAGE(SelAwal:SelAkhir)

c. Fungsi MAX Excel 2007

Fungsi MAX digunakan untuk mencari nilai terbesar dari sekelompok data. Secara formula, penggunaannya seperti berikut.
=MAX(SelAwal:SelAkhir)

d. Fungsi MIN Excel

Fungsi MIN digunakan untuk mencari nilai terkecil dari sekelompok data. Secara formula, penggunaannya seperti berikut.
=MIN(SelAwal:SelAkhir)
Sebagai contoh penggunaan operasi-operasi dasar tersebut, lakukan langkah-langkah berikut.
(1) Buatlah data-data seperti pada gambar berikut.
Gambar 6.1 Data awal
Gambar 6.1 Data awal
(2) Klik sel D4, ketikkan formula untuk penjumlahan, yaitu:
=SUM. Anda dapat pula melakukannya secara cepat dengan menekan tombol dropdown yang terdapat di sisi tombol AutoSum yang berada pada tab Home grup Editing, kemudian klik SUM.
Gambar 6.2 Perintah SUM
Gambar 6.2 Perintah SUM
(3) Klik sel B4, blok sampai sel C4. Formula sekarang berubah menjadi: =SUM(B4:C4).
Gambar 6.3 Langkah SUM yang dilakukan pada sel
Gambar 6.3 Langkah SUM yang dilakukan pada sel
(4) Klik sel D4, pindahkan pointer mouse ke kotak kecil di sisi kanan bawah sel ini, sampai pointer berubah bentuk menjadi tanda plus (+) tipis berwarna hitam. Klik tombol kiri mouse, lakukan dragging sampai sel D8.
Anda dapat mengganti cara ini dengan melakukan klik ganda. Akibatnya sel D5 sampai sel D8 akan terisi nilai penjumlahan dengan sendirinya.
Gambar 6.4 Langkah SUM yang dilakukan pada sel
Gambar 6.4 Langkah SUM yang dilakukan pada sel
5) Klik sel D4, kemudian perhatikan formula bar. Di sana tertulis: =SUM(B4:C4). Selanjutnya, klik sel D5, pada formula bar tertulis: =SUM(B5:C5).
Begitupun ketika Anda mengklik sel D6 dan seterusnya, sel yang tertulis dalam formula =SUM berbeda-beda, mengikuti nomor baris. Ini merupakan ketentuan dari Excel yang otomatis mengganti nomor baris dari sel yang berisi formula.
(6) Klik sel B10, ketikkan formula: =SUM( .
(7) Klik sel B4, blok sampai sel B8.
(8) Klik sel B11, ketikkan formula: =AVERAGE( . Anda dapat pula melakukannya dengan menekan tombol dropdown (segitiga) di sebelah kiri pada tombol AutoSum, kemudian Anda pilih Average.
(9) Klik sel B12, blok sampai sel B8.
(10) Klik sel B11, ketikkan formula: =MAX( . Anda dapat pula melakukannya dengan menekan tombol dropdown (segitiga) di sebelah kiri pada tombol AutoSum, kemudian Anda pilih Max.
(11) Klik sel B4, blok sampai sel B8.
(12) Klik sel B12, ketikkan formula: =MIN(. Anda dapat pula melakukannya dengan menekan tombol dropdown (segitiga) di sebelah kiri pada tombol AutoSum, kemudian Anda pilih Min.
(13) Klik sel B4, blok sampai sel B8. Tekan tombol Enter pada keyboard.
(14) Blok sel A10 sampai A13. Pindahkan pointer mouse ke sudut kanan bawah sel A13, sampai pointer berubah bentuk menjadi tanda plus (+) tipis berwarna hitam. Klik tombol kiri mouse, lakukan dragging sampai sel D13.
(15) Blok sel A1 sampai D1. Klik tombol yang berada di grup Alignment, untuk me-merge sel. Merge digunakan untuk menggabungkan range menjadi satu sel.
(16) Klik row header (kepala baris) ke 3, klik tombol untuk menebalkan teks, kemudian klik tombol untuk meratatengahkan teks secara horizontal. Klik juga tombol untuk meratatengahkan secara vertikal.
(17) Blok column header B, C, dan D. Klik tombol dropdown di sisi tombol, kemudian klik Rp Indonesian untuk memformat tampilan angka menjadi Accounting. Tombol ini berada pada tab Home grup Number.
Gambar 6.5 Pengaturan format tampilan Angka
Gambar 6.5 Pengaturan format tampilan Angka
(18) Blok sel A3 sampai D3, tekan dan tahan tombol Ctrl pada keyboard, Klik sel A4, blok sampai D8, Klik sel A10, blok sampai D13.
Gambar 6.6 Blok sel A3 sampai D3
Gambar 6.6 Blok sel A3 sampai D3
(19) Lepas tombol Ctrl, kemudian klik tombol dropdown di sisi tombol Border. Untuk menampilkan dialog Format Cell, klik More Border. Pada kotak “Style”, klik gambar garis dengan dua baris dan jika perlu klik combo “Color” untuk memilih warna sesuai keinginan Anda. Selanjutnya, klik tombol Outline. Klik gambar garis sebaris dan jika perlu klik juga combo Color untuk memilih warna sesuai keinginan Anda. Kemudian, klik tombol Inside dan klik OK serta klik di sembarang sel yang tidak terblok.
Gambar 6.7 kotak dialog Format Cells
Gambar 6.7 kotak dialog Format Cells
(20) Blok sel A3 sampai D3, warnai latar belakang range tersebut dengan warna abu-abu.
(21) Hasil akhirnya seperti pada ilustrasi gambar berikut.
Gambar 6.8 Hasil akhir
Gambar 6.8 Hasil akhir



Sumber: http://smakita.net/operasi-dasar-formula-microsoft-excel-2007/

Sabtu, 29 Maret 2014

Rumus Dasar Excell

Contoh Soal Excel Penggunaan (SUM, Average, Min, Max dan IF) untuk Menentukan Kelulusan Siswa
1. Buatlah range data seperti berikut ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8TGU6dveOu1cZj12uCuG3_GBL1R7MHHRwVC1g9PdWTFFdZH3ugiaA-xfQALCKzZcFporXZjRGibjHXFa2O_i3stfsDdKOQPUZGiRiHEtA7TxxG4R7V6kD32s_xLoMtxccTdaXnEDxYeA/s400/contoh+soal+excel+untuk+kelulusan.png

2. Untuk mengisi kolom "Jumlah Nilai" menggunakan rumus SUM dengan rumus pada cell F7 =SUM(C7:E7)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicJggeUq-ZpZxOGA-GUyLlHh0Wb91i4ws70el-C6m-WrrvMMX-b_hwzTvmvI3HRQE6GhwqS8eZNOUAUJpeCNPjL0NgWK5dVrCBmIqlMqfXzMlQ6u_F_QcEoqI9Kn81_M0lhP3K0CAv0Ls/s1600/rumus+sum+pada+excel.png

3. Untuk mengisi kolom "Nilai Rata-rata" menggunakan rumus AVERAGE pada cell G7 =AVERAGE(C7:E7)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglY-3eV-Cy4Ad8uiTZGIhVlw9WBafNRiiWbkYysQm1aabuL9Rf3RHusl5EuxF9VDspVU4hS9SZQbrIhQHdZP0rPLNNx8JmwfCFMCErQ3wtUL1mgfSXrYtbzNpu6ugJ-1K3vtKcLYk8GAI/s400/rumus+average+excel.png

4. Untuk mengisi kolom "Nilai Tertinggi" menggunakan rumus MAX pada cell H7 seperti ini =MAX(C7:E7)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUfq6ZGQK8JhE8KN5JJ9e1a6Dy4qU1iRPIvHqJAjihlVjgADfob1PHKk8suQsJnR9SPiIsNTGlQxpUfkKNBQXUdTib6YPcxp9XvJRbZIXjI-fLH-J3kM87g6kDzxmRBBvft3B0a74a6lo/s400/rumus+max+excel.png

5. Untuk mengisi kolom "Nilai Terendah" menggunakan rumus MIN pada cell I7 seperti ini =MIN(C7:E7)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheSjmD-hwGVJIg84o5S15oFMx1yFYxhW4oKb4hp_pFaosZgEq34XLsTaZYp33mA5VbpSVfQGFS-TL71phIX0Dzyvuc55gq5bZuVPeiwvOwDWCAjeyvRhbeRkzROZJ3dJ1FsGim9nOXL6Y/s400/rumus+min+excel.png

6. Untuk mengisi kolom "Hasil" menggunakan rumus IF pada cell J7 seperti ini =IF(G7>60;"Lulus";"Tidak Lulus")
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipHP_sjBSHuK0y7BTXoKes4dWKi1duZS7Rq_-1EinhAHlrWPcPyQ1Oj27B3mabOYJ7_hFRK1nszWWvl48Z_NW2d5SqsXVVd56Mfv0VqTGudC5fvZVTPboi3fLvBbK4b5R9_zhUcd1nmus/s400/rumus+if+excel.png

Itu tadi contoh soal excel dalam menentukan nilai kelulusan siswa, yang perlu anda pahami disini adalah fungsi dari masing-masing rumus excel seperti fungsi SUM=menjumlahkan, AVERAGE=mencari rata2, MIN=mencari nilai terendah/terkecil, MAX=mencari nilai terbesar/tertinggi, dan IF=mendefinisikan kondisi tertentu, dalam contoh ini mendefinisikan kelulusan.

Rumus IF excel dan Multi IF excel merupakan salah satu rumus excel yang sering di pakai user (pengguna) untuk mendapatkan hasil analisa sesuai yang di inginkan, rumus IF atau kalau di artikan "jika" sebenarnya tidak hanya sering kita temui dalam excel saja, melainkan di bahasa pemprograman juga sering di temui, karena memang IF menyatakan kondisi yang bisa di terapkan di banyak aspek sesuai kebutuhan masing-masing orang (user).

Fungsi Rumus IF Excel dan Multi IF Excel
Secara umum fungsi IF untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan rumus IF tunggal yang biasanya mempunyai nilai 2 opsi pilihan
Sedangkan fungsi Multi IF merupakan rumus untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan rumus IF yang lebih dari satu di dalam satu kondisi, hal ini terjadi karena biasanya terdapat banyak pilihan opsi yang bisa digunakan.

Untuk lebih jelasnya rekan bisa melihat contoh soal penggunanaan rumus IF dan Multi IF excel berikut ini
Contoh Rumus IF Excel
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTE-Iv-7IIfHpw5ztI64zxRzyrWu4bCksW_4jeluoRr-URTWhCkLedb_PVyvcYMJr6zVeYRGae9GH33kmnNFSMOgWNZ7Hwbm7OmTJy3Umj0dEuD-zfLTSm0E5cP85zok9mhGJIJUsJ4LQ/s1600/fungsi+IF+excel.png

Dalam contoh ini penggunaan rumus IF digunakan untuk penerimaan calon pegawai di perusahaan, dengan ketentuan calon pegawai harus mempunyai nilai rata-rata diatas > 6 agar diterima, jadi jika nilai rata-rata di bawah 6 maka tidak diterima (gagal). yakni dengan menuliskan rumus hasil pada cell F7 =IF(E7>60;"Diterima";"Gagal") dan untuk cell di bawahnya rekan tinggal mencopy rumusnya.

Contoh Soal Multi IF Excel
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-D_Ew3DHZFn62fClgT7eAjBZjUnLFBYPRFdyb-7ZV4l_f5CGYzne1XMf1k4r1xHpT5TZANgIJRQGc-esXCFcbQ-vHMlRq6HHYIcOtpsHk15_lvfB9afebmV6ogGiNmFM0u6DpVg0tgUw/s1600/rumus+multi+IF+dalam+excel.png

Dasar Penilaian             
A,Jika lebih besar dari 90 (90-100)         
B,Jika lebih besar dari 80 (80-89)           
C,Jika lebih besar dari 60 (60-79)           
D,Jika lebih besar dari 0 (0-59)  

Dari contoh maka pada nilai huruf di cell E7 di tulis rumus =IF(B7<60;"D";IF(B7<80;"C";IF(B7<90;"B";"A"))) 
dan untuk cell di bawahnya rekan tinggal mencopy rumusnya.

Note : dalam beberapa program office di beberapa komputer penggunaan "," (koma) sebagai pembatas rumus tidak berfungsi. jadi jika terjadi seperti itu rekan bisa mengganti "," (koma) dengan ";" (titik koma) begitupun sebaliknya.